Sabtu, 22 Desember 2012

Kasih Sekejap

Hancurlah rasa hatiku
Cintamu hanya sekejap
Tiada kusangka tiada kuduga
Sampai hati wahai teruna

Diwaktu aku berjumpa
Berlinang si air mata
Tak sanggup berkata
Tak sanggup bersuara
Kasih sayang sekejap mata

Lemah terasa  seluruh tubuhku
Terlihat tanda di jari manismu
Tanda ikatan tak boleh diganggu
Gugurlah dalam cita-citaku
Selamat tinggal wahai kekasihku
Semoga engkau berbahagia

Teringat masa yang lalu
Berdua di taman bunga
Berjanji bersama bersumpah setia
Kasih sekejap hanya kenangan

(Elvi  Sukaesih)

Kamis, 20 Desember 2012

Bunga Nusa Indah

Wahai Bunga nusa indah
Senantiasa kau kupuja
Tiada semerbak harummu
Namun sejuk kumemandang

Bila kubuka jendela
Dipagi yang indah cerah
Nampak wajahmu berseri
Aduhai terhibur hati
Wahai bunga nusa indah

Teriknya sang matahari
Jangan membuatmu layu
Derasnya angin bertiup
Janganlah menggugurkanmu

Bila kau gugur ke bumi
Sediih... kumelihatnya

Bila tiada turun hujan
Aku kan datang menyiram
Agar tetap kau bersemi
Sebagai penghibur hati
Wahai bunga nusa indah

Selasa, 20 November 2012

Dendam

Apabila ada orang menghinamu
Jangan engkau balas pula menghinanya
Karena itu tiada berguna
Cuma akan membawa bencana

Juga pada orang yang menyakitimu
Jangan engkau balas tuk menyakitinya
Serahkan saja kepada Dia
Yang maha Besar lagi Perkasa

Murka Tuhan lebih besar daripada murkamu
Juga pembalasan Tuhan pasti akan lebih pedih
Dari itu lenyapkan dendam
Jangan engkau turuti syetan

(Dendam, Diciptakan oleh: Rhoma Irama)

Aku dan Dia

Aku dan dia selalu bersama
Dimana saja, kemana saja berdua
Aku dan dia tak pernah berpisah
Kemana saja, dimana saja berdua

Tetapi kini cuma tinggal kenangan
Kenangan indah yang tiada berarti
Hanya membuat sesak dalam dadaku
Bila teringat masa lalu dengannya

Jangan lagi kau tanya diriku
Kemana dia, dimana dia kini

(Aku dan Dia, Pencipta: Rhoma Irama)

Rabu, 31 Oktober 2012

PSSI tak sudah2

Setelah sekian lama, baru ini lagi saya update blog ini. Apa yang saya tulis kali ini...

PSSI, pengurus PSSI sekarang, tidak lebih baik dari pengurus PSSI sebelumnya.
Timnas jadi kacau, LPI yang katanya profesional, ternyata tak satupun klubnya dianggap profesional oleh AFC. Sehingga Indonesia tak mendapat tempat di LCA maupun AFC Cup.

LSI, yang tadinya berupaya menjadikan klub-klubnya profesional pun kena pula imbasnya.

Lalu siapa yang patut disalahkan?

Entahlah...

Harusnya pengurus PSSI dan juga KPSI bersatu, simpan dulu egonya.
Duduk bersama, kalau perlu kelola PSSI bersama, tanpa syarat apapun dari masing-masing pihak.

Soal liga, biarlah keduanya berjalan paralel, toh AFC tak menganggap klub-klub sepakbola Indonesia klub profesional. Dengan begitu kan berarti tak ada 2 liga profesional di Indonesia.

Powered By Blogger

Calendar

Calendar
Diberdayakan oleh Blogger.