Senin, 24 Mei 2010

Simalakama 2

(Dipopulerkan oleh: Yopie Latul)


Dituruti... Ku mati emak.
Tak kuturuti... Ku mati bapak.
Begitulah... nasib cintaku.
Bagaikan buah... simalakama.
Begitulah nasib diriku.
Yang kini sedang menimpa, menimpa padaku.

Ayah ibuku... punya kemauan.
Kudijodohkan... tanpa perundingan.
Orangnya cantik katanya, katanya bahenol dia punya badan.
Anak saudagar... intan berlian.
Aku bingung memikirkan.
Terus terang kukatakan.
Kusudah punya gandengan.

Begitulah... nasib cintaku.
Bagaikan buah... simalakama.
Begitulah nasib diriku,
yang kini sedang menimpa,
menimpa padaku.

Ingin rasanya aku lari bersama kasihku, kasihku.
Tapi ku takut ini pasti takkan direstui, direstui.
Aku bingung harus bagaimana.
Aku bingung pilih yang mana,
pilih yang mana.

Kuturuti... Aku mati emak.
Tak kuturuti... Ku mati bapak.
Ayah ibuku... duh punya kemauan.
Kudijodohkan... tanpa perundingan.
Aku bingung memikirkan.
Terus terang kukatakan.
Kusudah punya gandengan.

Begitulah... Oh nasib cintaku.
Bagaikan buah... simalakama.
Begitulah nasib diriku.
Yang kini sedang menimpa, menimpa padaku.

Aduduh aduduh aduduh... Aku bingung, bingung cintaku.
Aduduh aduduh aduduh... Aku bingung mak, aku bingung bapak.

0 komentar:

Posting Komentar

Powered By Blogger

Calendar

Calendar
Diberdayakan oleh Blogger.